Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) diperingati setiap tanggal 9 Desember sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya korupsi dan pentingnya membangun budaya integritas. Peringatan ini menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga pendidikan, untuk menanamkan nilai kejujuran sejak dini.
Pada tahun 2025, SDN Petung 2 Curahdami Bondowoso turut memperingati HAKORDIA dengan semangat menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat. Dengan mengusung tema nasional “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, sekolah berkomitmen menanamkan nilai antikorupsi kepada seluruh peserta didik melalui kegiatan edukatif, kreatif, dan inspiratif.
Makna dan Tujuan HAKORDIA 2025
Peringatan HAKORDIA menjadi pengingat bahwa korupsi adalah tindakan yang merugikan masyarakat dan bangsa. Di lingkungan sekolah, nilai antikorupsi dapat ditanamkan melalui sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai.
Tujuan peringatan HAKORDIA di SDN Petung 2 Curahdami Bondowoso:
- Menanamkan nilai integritas sejak usia dini.
- Meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku jujur dan transparan.
- Membangun budaya sekolah yang bersih dan bebas dari tindakan tercela.
- Mendorong kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam membentuk karakter antikorupsi.
Rangkaian Kegiatan HAKORDIA 2025
Kegiatan yang dilaksanakan di SDN Petung 2 Curahdami Bondowoso meliputi:
- Upacara Peringatan HAKORDIA sebagai bentuk penghormatan dan refleksi nilai integritas.
- Lomba Poster dan Mewarnai Bertema Antikorupsi untuk meningkatkan kreativitas sekaligus edukasi.
- Deklarasi Sekolah Antikorupsi, di mana seluruh warga sekolah menyatakan komitmen menjaga kejujuran.
- Cerita dan Dongeng Tematik mengenai nilai kejujuran dan bahaya perilaku curang.
- Pojok Integritas yang menampilkan poster, slogan, dan informasi edukatif seputar antikorupsi.
Harapan Sekolah
Melalui peringatan HAKORDIA 2025, SDN Petung 2 Curahdami Bondowoso berharap seluruh siswa mampu membiasakan diri untuk jujur, bertanggung jawab, dan menjauhi segala bentuk kecurangan. Dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini, sekolah berupaya mencetak generasi masa depan yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi bangsa.
Peringatan ini menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang bersih dari korupsi, dimulai dari lingkungan sekolah sebagai tempat pembentukan karakter sejak usia dini.
















Leave a Reply